Membongkar Kesesatan Firqoh

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِفْتَرَقَ الْيَهُوْدُ عَلَى إِحْدَى أَوْ ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً، وَتَفَرَّقَتِ النَّصَارَى عَلَى إِحْدَى أَوْ ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً وَتَفْتَرِقُ أُمَّتِيْ عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً. “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, ‘Kaum Yahudi telah terpecah menjadi tujuh puluh satu (71) golongan atau tujuh puluh dua (72) golongan, dan kaum Nasrani telah terpecah menjadi tujuh puluh satu (71) atau tujuh puluh dua (72) golongan, dan ummatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga (73) golongan.[Abu Dawud, Kitab as-Sunnah, I-Bab Syarhus Sunnah no. 4596]

Telaah Kritis utk 6 Sifat Karkun

Telaah Kritis terhadap 6 syarat utk menjadi aktivis JT

1- تحقيق كلمة ( لا إله إلا الله ، محمد رسول الله ) .

Pertama, merealisasikan kalimat la ilaha illallahu, Muhammad Rasulullah

إن التحقيق يعني الفهم والتطبيق ، فهل فهم معنى هذه الكلمة الطيبة ـ التي هي الركن الأول من أركان الإسلام الوارد في حديث جبريل الذي رواه مسلم ـ هؤلاء الجماعة ؟

Merealisasikan itu artinya memahami dan mempraktekkan. Apakah JT memahami makna kalimat tahyyibah ini yang merupakan rukun pertama dalam Islam sebagaimana dalam hadits Jibril yang diriwayatkan oleh Muslim?

وهل دعوا إلى تطبيقها والعمل بها ؟

Apakah JT mengajak manusia untuk mengamalkan dan mempraktekkan secara nyata kalimat tersebut?

الواقع أنهم لا يعلمون معناها الحقيقي ، وهو :

( لا معبود بحق إلا الله ، ومحمد مبلغ دين الله الذي ارتضاه ) .

Realita membuktikan bahwa JT tidak mengetahui makna yang benar dari dua kalimat syahadat. Maknanya yang benar adalah tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah dan Muhammad adalah sekedar menyampaikan agama yang Allah ridai.

والدليل على ذلك التعريف قول الله تعالى :(( ذلك بأن الله هو الحق ، وأنما يدعون من دونه هو الباطل )) .

” سورة الحج 62 ”

Dalil untuk pemaknaan di atas adalah firman Allah dalam surat al Hajj:62 (yang artinya), “Itu dikarenakan Allah adalah sesembahan yang berhak disembah dan semua sesembahan yang mereka sembah selain Allah adalah sesembahan yang tidak berhak disembah”.

ولو عرفوا معناها لدعوا إليها قبل غيرها ، لأنها تدعو إلى توحيد الله ودعائه وحده دون سواه لقول الرسول صلى الله عليه وسلم :

( الدعاء هو العبادة ) . ” رواه الترمذي وقال حسن صحيح ”

Andai mereka mengetahui makna kalimat tauhid yang benar tentu mereka akan mendakwahkan kalimat tersebut dengan makna yang benar sebelum materi yang lainnya. Kalimat tersebut mengajak untuk mengesakan Allah dan berdoa hanya kepada Allah, tidak kepada selainNya. Rasulullah bersabda, “Doa adalah ibadah” HR Tirmidzi dan beliau mengatakan bahwa hadits tersebut adalah hadits dengan kualitas hasan sahih.

فكما أن الصلاة عبادة لله ، لا تجوز لرسول ولا لولي ، فكذلك الدعاء عبادة لا يجوز طلبه من الرسول أو الأولياء .

Sebagaimana shalat adalah ibadah yang tidak boleh diperuntukkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam atau pun wali. Demikian pula doa adalah ibadah sehingga tidak boleh berdoa kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam atau pun kepada wali.

ولم أسمع من جماعة التبليغ من دعا إلى فهمها والعمل بها ، وأن الذي يدعو غير الله وقع في الشرك الذي يحبط العمل لقول الله تعالى :

(( ولا تدع من دون الله ما لا ينفعك ولا يضرك ، فإن فعلت فإنك إذاً من الظالمين )) [ أي المشركين ] . ” سورة يونس 106 ”

Kami tidak pernah mendengar ada karkun JT yang mengajak untuk memahami dan mengamalkan kalimat tauhid dengan pemahaman yang benar dan sesungguhnya orang yang berdoa kepada selain Allah telah terjerumus dalam menghapus seluruh amal shalih.

Allah berfirman yang artinya, “Janganlah berdoa kepada selain Allah yaitu makhluk yang tidak bisa memberi manfaat ataupun menimpakan bahaya kepadamu. Jika engkau melakukannya maka engkau termasuk orang-orang yang zalim” (QS Yunus:106). Yang dimaksud dengan orang-orang zalim dalam ayat di atas adalah orang-orang musyrik.

2- إقامة الصلاة بالخشوع والخضوع :

Kedua, menegakkan shalat dengan khusyu’ dan khudu’ (ketundukan hati).

وإقام الصلاة : يعني معرفة شروطها ، وواجباتها ، وأركانها ، وما يتعلق بها من أحكام : كسجود السهو مثلاً، طبقاً لما جاء في الحديث : ( صلوا كما رأيتموني أصلي ) . ” رواه البخاري ”

Untuk bisa menegakkan shalat, seorang itu harus mengetahui syarat-syarat shalat, wajib dan rukun shalat serta segala hukum yang terkait dengannya semisal sujud sahwi dalam rangka menerapkan sabda Nabi, “Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku mengerjakan shalat” (HR Bukhari).

فهل قام جماعة التبليغ بتعليم هذه الأمور لجماعتهم ،

Apakah JT telah mengajarkan hal-hal di atas kepada para anggotanya (baca:karkun)?

وهل بينوا لجماعتهم أن الخشوع في الصلاة يعني حصر الفكر في القراءة والتسبيح وعدم إكثار الحركة في الصلاة وغيرها من الأعمال المهمة؟

Apakah JT telah menjelaskan kepada anggotanya bahwa makna khusyu’ dalam shalat adalah memikirkan yang dibaca ketika shalat semisal ayat al Quran dan tasbih, demikian pula tidak banyak gerak dalam shalat dan hal-hal penting lainnya?

3- العلم مع الذكر :

Ketiga, ilmu yang diiringi dengan dzikir

هذا الشرط كبقية الشروط لم يحققه جماعة التبليغ ، وسبق أن ذكرت أنني نصحت أحد الشباب الذي ألقى بياناً ذكر فيه حديثاً موضوعاً، فقال لي أميرهم ، أتركه لا تعلمه ، الله يعلمه ! مع أن الرسول صلى الله عليه وسلم يقول :

( إنما العلم بالتعلم ) . ” حسن انظر صحيح الجامع ”

Point ini sebagaimana point lainnya adalah perkara yang tidak diterapkan secara nyata oleh JT. Kami pernah menasihati seorang anak muda yang menyampaikan “bayan” yang di dalamnya terdapat hadits palsu. Ternyata amir JT malah berkata kepadaku, “Biarkan dia, jangan ajari dia. Allah sendiri yang akan mengajarinya”. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri bersabda, “Ilmu hanya bisa didapatkan dengan belajar” (Hadits berkualitas hasan sebagaimana dalam Sahih al Jami’).

وزارني وفد منهم من الأردن ، وبينت لهم عقيدة التوحيد ، ومنها الاعتقاد أن الله في السماء كما أخبر عن نفسه في قوله تعالى :(( ءأمنتم من في السماء أن يخسف بكم الأرض )) . ” سورة الملك 16 ”

قال ابن العباس : هو الله تعالى .

Ada rombongan JT dari Yordania yang berkunjung ke rumahku. Ketika itu aku jelaskan kepada mereka mengenai tauhid. Di antaranya adalah keyakinan bahwa Allah itu di atas sana sebagaimana yang Allah firmankan sendiri, “Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu?” (QS al Mulk:16).

وذكرت لهم حديث الجارية التي سألها الرسول صلى الله عليه وسلم: أين الله ؟ قالت في السماء ، قال : من أنا ؟ قالت أنت رسول الله ، فقال لصاحبها : أعتقها فإنها مؤمنة ) . ” رواه مسلم ”

Kusampaikan juga kepada mereka hadits berisi kisah seorang budak perempuan yang ditanyai oleh Rasulullah, “Di manakah Allah?” “Di atas sana”, jawab budak tersebut. Rasulullah bersabda, “Siapakah aku?”. “Engkau adalah utusan Allah”, jawabnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda kepada pemiliknya, “Merdekakanlah budak perempuan tersebut karena dia adalah budak yang beriman” (HR Muslim).

فأعجب الحاضرون بهذه المعلومات ، وطلبوا مني بعض الرسائل للعلم ، علماً بأن كثيراً منهم لا يريدون قراءة كتب العلم ،

Mendengar hal-hal di atas, rombongan JT tersebut terheran-heran. Mereka lantas meminta kepadaku buku-buku agama yang manfaat. Perlu diketahui bahwa banyak dari karkun itu tidak suka mau membaca buku-buku agama yang ilmiah.

وقد أهديت لاثنين منهم بعض الرسائل ليأخذوها معهم ، ويقرأوها مع جماعتهم ، فلم يأخذوها ، وكان من هدي النبي صلى الله عليه وسلم أنه كان يقبل الهدية. وقال الرسول صلى الله عليه وسلم :

( تهادوا تحابوا ) ” حديث حسن انظر صحيح الجامع ”

Kuhadiahkan kepada dua orang di antara mereka beberapa buku agama supaya mereka bawa lantas mereka bacakan kepada sesama mereka. Ternyata mereka memilih untuk tidak menerima hadiah tersebut padahal akhlak yang Nabi ajarkan adalah menerima hadiah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hendaknya kalian saling memberi hadiah niscaya kalian akan saling mencintai” (HR al Bukhari dalam al Adab al Mufrod, hasan sebagaimana dalam Sahih al Jami’).

4- إكرام المسلمين :

Keempat, memuliakan sesama kaum muslimin

الواقع أنهم يكرمون ضيوفهم ، ولا سيما عند الطعام ، ويتحدثون عن إكرام العلماء ، وليتهم أخذوا بنصيحتهم ، وقبلوا توجيهاتهم ،

Realita menunjukkan bahwa mereka memuliakan tamu terutama soal makanan. Mereka juga sering membahas tentang masalah memuliakan para ulama. Andai mereka mau menerima nasihat dan pengarahan ulama ahli sunnah.

وقد خرجت معهم في عدد من البلدان ، فلم يسمحوا لي مرة بالتحدث إليهم ، بل يسمحون لواحد من جماعتهم ولو كان جاهلاً أن يتحدث إلى الناس ،

Aku pernah beberapa kali ikut “khuruj” bersama mereka ke beberapa negeri. Namun satu kali pun mereka tidak pernah mengizinkan aku untuk berbicara di hadapan mereka. Bahkan mereka mengizinkan salah seorang anggota untuk bicara di hadapan jamaah masjid padahal dia adalah seorang yang awam tentang agama.

وهذا يضر أكثر مما ينفع ، فيأتي بأحاديث مكذوبة كما مر قبل قليل . ويأتون بحديث لم يثبت عند الطعام ويقولون :

( تحدثوا عند الطعام ولو بثمن أسلحتكم ) .

Cara dakwah semisal ini lebih banyak memberikan dampak buruk daripada memberi manfaat. Akibatnya sebagian orang JT menyampaikan hadits palsu sebagaimana di atas. Mereka juga menyampaikan hadits yang tidak sahih tentang makan. Mereka mengutip yang katanya hadits, “Berbicaralah ketika makan meski mengenai harga senjata kalian”.

5- إخلاص النية لله تعالى :

Kelima, mengikhlaskan niat hanya untuk Allah

وهو شرط مهم ، وقد يتحقق عند بعضهم ، فيذهب بنية الدعوة ، وينفق من ماله ، والإخلاص محله القلب ، لا يعلمه إلا الله ،

Ini adalah poin yang sangat urgen. Boleh jadi sebagian JT telah menerapkan hal ini. Mereka pergi meninggalkan rumah dengan niat dakwah dan mereka biayai khuruj mereka dengan kocek mereka sendiri. Ikhlas letaknya di hati dan hanya Allah yang mengetahuinya secara pasti.

وكثيراً ما يتحدث أفرادهم ، ولا سيما الأمراء منهم عن دعوتهم ، وأنهم فعلوا كذا ، وكان عددهم كذا ، واستجاب لهم كثير من الأفراد ، واسأل الله أن يكونوا مخلصين في عملهم ،

Sebagian mereka terutama amir-amir JT seringkali bercerita tentang dakwah mereka. Bahwa mereka telah melakukan ini dan itu, jumlah karkun dengan sebab dakwah mereka sekian. Banyak yang menerima dakwah mereka. Moga mereka ikhlas dalam amal yang telah mereka kerjakan.

ولكن الإخلاص لا بد له من العلم ، حتى ينفع صاحبه ، وتنتفع به الأمة ، فقد ذكر البخاري رحمه الله تعالى في كتابه (باب العلم قبل القول والعمل) . واستدل بقول الله تعالى :(( فاعلم أنه لا إله إلا الله )) ” سورة محمد ”

وسبق أن ذكرت أن الأحباب ـ هداهم الله ـ لا يهتمون بالعلم .

Namun ikhlas harus diiringi dengan ilmu sehingga memberi manfaat kepada pelakunya dan umat Islam pun mendapatkan manfaat karenanya. Dalam Sahih al Bukhari ada judul bab “Ilmu itu sebelum beramal”. Al Bukhari lantas berdalil dengan firman Allah (yang artinya), “Berilmulah bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah” (QS Muhammad:19).

6- الدعوة إلى الله :

Keenam, berdakwah

هذا مبدأ طيب ، يجب على كل مسلم أن يهتم به كل حسب مقدرته ،

Ini adalah prinsip yang bagus. Wajib atas setiap muslim untuk memiliki perhatian dengan dakwah Islam masing-masing sesuai denga kemampuannya.

ولكن الدعوة إلى الله لها شرط مهم بينه الله تعالى بقوله :

(( قل هذه سبيلي أدعوا إلى الله على بصيرة أنا ومن اتبعني وسبحان الله وما أنا من المشركين )) . ” سورة يوسف آية 108 ”

Akan tetapi dakwah itu memiliki syarat penting yang telah Allah jelaskan dalam firmannya yang artinya, “Katakanlah: “Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata (baca:ilmu). Maha suci Allah, dan aku tidaklah termasuk orang-orang yang musyrik“.

يقول تعالى لرسوله صلى الله عليه وسلم على الثقلين الجن والإنس آمراً له أن يخبر الناس أن هذه سبيله ، وطريقته ، ومسلكه ، وسنته ، وهي الدعوة إلى شهادة أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له ، ويدعو إلى الله بها على بصيرة من ذلك ويقين وبرهان هو وكل من اتبعه يدعو إلى ما دعا إليه رسول الله صلى الله عليه سلم على بصيرة ويقين وبرهان عقلي وشرعي .

Allah perintahkan kepada utusannya yang diutus untuk jin dan manusia supaya memberikan pengumuman kepada seluruh manusia bahwa inilah jalan beliau yaitu berdakwah atau mengajak agar manusia bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tanpa ada sekutu bagi-Nya. Dakwah tersebut dilakukan dengan landasan ilmu dan keyakinan yang mendalam. Semua orang yang mengikuti Nabi juga mendakwahkan apa yang didakwahkan oleh Rasulullah. Itulah dakwah yang di bangun di atas landasan ilmu dan argumen baik argumen logika maupun wahyu.

( وسبحان الله ) أي وأنزه الله ، وأجله ، وأعظمه ، وأقدسه عن أن يكون له شريك ، أو نظير ، أو عديل ، أو نديد ، أو ولد ، أو والد ، أو صاحبة، أو وزير ، أو مشير ، تبارك وتقدس وتنزه عن ذلك كله علواً كبيراً ) . ” انظر تفسير ابن كثير ج /495

Subhanallah artinya aku sucikan, aku agungkan dan aku muliakan Allah dari memiliki sekutu, sebanding, tandingan, anak, ortu, istri, menteri dan partner. Maha suci Allah dari itu semua. Demikian kutipan dari Tafsir Ibnu Kasir 2/495.

الخلاصــة

إن هذه الشروط وإن كانت غير منسجمة ، لكن الجماعة ينقصهم تطبيق هذه الشروط عملياً ، ولا سيما العلم ، وتحقيق كلمة التوحيد والدعوة إليها قبل غيرها أسوة برسول الله صلى الله عليه وسلم

Ringkasnya, enam hal ini meski tidak sebutkan secara teratur namun yang jelas JT memiliki kekurangan dalam menerapkan enam hal di atas dalam dataran praktek terutama masalah ilmu dan merealisasikan kalimat tauhid serta mendakwahkan tauhid sebelumnya lainnya dalam rangka meneladani Rasulullah.

الذي بقي في مكة ثلاثة عشر عاماً يدعو الناس إليها ، وتحمل في سبيلها الأذى ، ولكنه صبر حتى نصره الله ، والعرب تعرف معنى التوحيد في كلمة ( لا إله إلا الله ) ولذلك لم يقبلوها ، لأنها تدعوهم إلى عبادة الله ودعائه وحده، وترك دعاء غيره ولو كانوا من الأولياء والصالحين .

Beliau selama 13 tahun mendakwahkan tauhid kepada manusia dan menghadapi berbagai gangguan karenanya namun beliau bersabar sehingga Allah memberikan kemenangan. Orang-orang paham betul kandungan tauhid yang terdapat dalam kalimat laa ilaha illallahu. Oleh karena itu mereka tidak mau menerima kalimat tersebut karena kalimat tersebut mengajak kepada beribadah dan berdoa hanya kepada Allah dan meninggalkan berdoa kepada selain Allah baik kepada wali ataupun semata-mata orang shalih.

قال الله تعالى عن المشركين :(( إنهم كانوا إذا قيل لهم لا إله إلا الله يستكبرون ، ويقولون أئنا لتاركوا آلهتنا لشاعر مجنون ، بل جاء بالحق وصدق المرسلين )) .

” سورة الصافات آية 36 ”

Allah berfirman mengenai orang-orang musyrik yang artinya, “Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka, “Laa ilaaha illallah” (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri. Dan mereka berkata, “Apakah Sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?” Sebenarnya dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya)” (QS al Shafat:35-37).

Sumber: Buku “Kaifa ihtadaitu ila al Tauhid wa al Sirat al Mustaqim hal 59-64 karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu-rahimahullah-.

Share :

Facebook Twitter Google+
0 Komentar untuk "Telaah Kritis utk 6 Sifat Karkun"

Back To Top